Komunitas Baru LDK PCM Kedungkandang Resmi Dibentuk

Komunitas Baru LDK PCM Kedungkandang Resmi Dibentuk

“Jembatan Cinta Kedungkandang: Cinta yang Berlandaskan Iman”

Malang — Ahad malam Senin, 7 Desember 2025 menjadi sejarah baru bagi gerakan dakwah di wilayah Kedungkandang. Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PCM Kedungkandang Kota Malang meluncurkan sebuah program baru bertajuk “Komunitas Jembatan Cinta Kedungkandang” — sebuah wadah ta’aruf dan pernikahan bagi pemuda-pemudi Muhammadiyah.

program ini telah dilaksanakan Ketua LDK PCM Kedungkandang, Ahmad Alfath, di hadiri orang tua pihak perempuan sebagai calon wali, yaitu dari kader Muhammadiyah, dihadiri juga tokoh pengurus Takmir Masjid Muhammadiyah yang ada di Kedungkandang, serta pemuda yang di jodohkan dari kader Muhammadiyah.

Pada kesempatan perdana, berlangsung sebuah proses ta’aruf resmi antara seorang pemuda dan pemudi kader Muhammadiyah yang tidak saling mengenal sebelumnya. Pertemuan berlangsung penuh kehormatan, adab, dan suasana kekeluargaan.

“Kami menyambut baik dan merasa senang karena di zaman ini masih ada generasi muda yang mencari cinta melalui jalan yang Allah ridhoi, bukan melalui pergaulan bebas,” ujar salah satu keluarga pihak perempuan.

Pertemuan tersebut merupakan tahapan awal proses ta’aruf, yang akan dilanjutkan dengan pertemuan lanjutan sesuai syariat Islam dan mekanisme komunitas.

LDK PCM Kedungkandang kota Malang, Ahmad Alfath menyampaikan
🎯 Tujuan Komunitas Jembatan Cinta Kedungkandang

Program ini diinisiasi untuk:

  1. Menghindarkan generasi muda dari ta’aruf bebas, pacaran, dan pergaulan yang membuka pintu maksiat.
  2. Memperkuat regenerasi kader Muhammadiyah, sehingga dakwah dan amal usaha tetap berlanjut.
  3. Menyediakan sarana ta’aruf yang terarah, syar’i, amanah, dan menjaga kehormatan kedua belah pihak.

“Cinta tidak butuh waktu panjang untuk diuji dalam pacaran, tapi butuh kejujuran dalam ta’aruf dan keberanian untuk menikah dalam ridha Allah.” — Ahmad Alfath, Ketua LDK PCM Kedungkandang.

“JEMBATAN CINTA KEDUNGKANDANG: Cinta yang Berlandaskan Iman”

🏷️ Motto dan Nilai:

💠 Motto: “Ta’aruf untuk Ibadah, Nikah untuk Barakah.”
💠 Visi: Menghubungkan hati-hati muda dengan jalan yang Allah ridhoi.
💠 Nilai Utama: Amanah, Kesucian, Musyawarah, dan Keberkahan.

🌿 Kata-kata Hikmah untuk Pemuda-Pemudi dalam Ta’aruf

📌 “Ta’aruf bukan mencari yang sempurna, tapi mencari seseorang yang siap berjalan menuju ridha Allah.”

📌 “Bukan seberapa lama mengenal, tapi seberapa niat dan siap menjaga.”

📌 “Menikahlah karena Allah, maka Allah akan hadir dalam setiap langkah kalian.”

📌 “Jika cinta itu halal, maka ia akan menenangkan, bukan meresahkan.”

📌 “Cinta terbaik bukan yang ditemukan di keramaian, tetapi yang dipertemukan dalam do’a dan dijaga dengan syariat.”

📌 “Dalam ta’aruf, yang dicari bukan sekadar pasangan hidup, tetapi sahabat menuju surga.”

Melalui pembentukan Komunitas Jembatan Cinta Kedungkandang, LDK PCM Kedungkandang berharap menjadi jalan kebaikan bagi banyak pemuda dan pemudi untuk membangun keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Semoga langkah kecil ini menjadi awal gerakan besar dalam peradaban cinta yang bersih, terarah, dan penuh keberkahan di Kedungkandang.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *